Pengertian dan Tahapan Proses Siklus Akuntansi

Siklus Akuntansi adalah merupakan proses atau siklus dalam membuat dan menyusun laporan keuangan yang harus dapat dipertanggungjawabkan dan serta dapat  diterima secara umum berdasarkan prinsip, prosedur, metode serta kaidah akuntansi dan juga teknik-teknik dari segala sesuatu yang mencakup dalam ruang lingkup akuntansi dalam suatu periode tertentu.

Laporan keuangan adalah merupakan hasil akhir dari suatu proses pencatatan akuntansi yang memuat laporan dalam periode tertentu. Aktivitas yang dilakukan dalam mengumpulkan, mencatat  dan mengolah suatu data finansial untuk disajikan dalam format laporan keuangan atau ikhtisar-ikhtisar laporan keuangan lainnya yang dapat digunakan untuk membantu dalam membuat atau mengambil suatu keputusan atau analisa keuangan oleh pihak-pihak yang bertanggung jawab atas keputusan perusahaan.

Secara umum banyak pengusaha pemula yang masih beranggapan bahwa belajar akuntansi itu cukup membingungkan atau kita sering mengistilahkan dengan kata Ribet.Sebenarnya kalau kita mau belajar darai awal sangat mudah untuk memahami bagai mekanisme akuntansi bisa diterapkan pada usaha kita,layaknya orang belajar pelan namun pasti ilmu itu akan kita dapat dan kita praktekan asal konsisten mempelajarinya.

Secara sederhana kita gambarkan seperti ini, apabila ada orang yang bertanya pada anda “Seberapa besar biaya produksi yang anda keluarkan untuk menghasilkan produk selama tiga bulan terakhir?”
Mungkin anda bisa langsung menjawab Rp. 40.000.000,- (Empat puluh juta rupiah) secara langsung dengan mengira – ngira nominal pengelurana tersebut. Mungkin orang yang bertanya dan tidak memiliki kepentingan dengan usaha anda bisa saja menerima jawaban tersebut, lain halnya dengan instasi – instasi terkait yang berkepentingan dengan usaha anda seperti Lembaga Keuangan, Lembaga Pemerintah atau yang lainnya,tentu anda harus berhati – hati dalam menjawab pertanyaan tersebut.

Pada saat anda akan menjawab pertanyaan tersebut, ada beberapa hal yang perlu anda perhatikan seperti :
1. Mengumpulkan data pengeluaran dari bulan pertama sampai tiga bulan terakhir berupa nota, kwitansi, bukti transfer, maupun bukti – bukti pengeluaran yang lain.
2. Menganalisa dan mengumpulkan bukti – bukti pengeluaran tersebut yang berhubungan dengan proses produksi anda.
3. Menjumlahkan semua pengeluaran – pengeluaran tersebut untuk biaya produksi.
4. Kemudaian anda bisa menjawab secara akurat dengan total biaya produksi sebesar Rp. 35.000.000,-

Dari kasus tersebut sama halnya bila diterapkan pada pembuatan laporan keuangan anda selama periode tertentu,untuk membuat laporan keuangan yang akurat anda perlu melakukan langkah – langkah sederhana :
a. Mengumpulkan data transaksi operasional usaha anda
b. Menganalisa data tersebut
c. Memilih dan mengelompokan data transaksi tersebut kedalam akun – akun
d. Membuat laporan keuangan.

Laporan Keuangan perusahaan terdiri dari:

  1. Laporan Neraca (Balance Sheets), Neraca adalah suatu laporan keuangan yang memuat ikhtisar laporan keuangan yang menunjukkan posisi Aktiva atau Assets atau kekayaan, Hutang atauLiabilities atau kewajiban, dan Modal atauEquity ( serta perubahannya )
  1. Laporan Rugi Laba (Income Statements) merupakan Laporan keuangan dari suatu perusahaan yang dihasilkan pada suatu periode tertentu yang terdiri dari seluruh pendapatan yang diterima oleh perusahaan dan seluruh  beban  atau biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan sehingga menghasilkan nilai laba atau rugi dalam suatu periode tertentu.
  1. Laporan Perubahan Modal (Equity Statements) merupakan Laporan komposisi perubahan Modal yang dicatat dalam suatu periode tertentu. Laporan Perubahan Modal adalah suatu ikhtisar dari laporan keuangan yang mencatat informasi mengenai perubahan modal  yang terdiri dari jumlah Modal disetor awal (Modal awal ), tambahan modal disetor(Penambahan Modal ), Saldo Laba Periode Berjalan ( Laba dari keuntungan periode berjalan ), dan Saldo Laba Ditahan.
  1. Laporan Arus Kas (Cash Flow Statements) yaitu suatu laporan yang memuat Arus Kas sebagai bagian dari laporan keuangan perusahaan yang dihasilkan dalam suatu periode akuntansi yang terdiri dari aliran dana kas masuk dan aliran dana keluar dalam mendukung jalannya operasional perusahaan atau organisasi, terdiri dari beberapa kelompok berdasarkan Arus Kas dari Aktivitas Operasional, Aktivitas Investasi, dan Aktivitas Pendanaan.  
  1. Catatan atas Laporan Keuangan, merupakan suatu catatan atas Laporan Keuangan yang memuat laporan tambahan catatan informasi yang lebih terperinci tentang akun atau post tertentu serta memberikan data penilaian yang lebih komprehensif dari kondisi laporan keuangan perusahaan dalam setiap periodenya.

 

Demikianlah ringkasan yang bisa dimuat dalam kesempatan ini, semoga memberi manfaat bagi para pembaca yang budiman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *