Apa itu branding dan bagaimana caranya.

Branding adalah kumpulan aktivitas dan strategi bisnis yang diterapkan oleh pemilik usaha dalam memajukan usahanya, termasuk mendekatkan brand kepada target market dan memenangkan kompetisi yang ada di dunia bisnis.

Pada dasarnya, tujuan dari branding adalah cara meningkatkan persepsi global dari target market Anda atas brand Anda. Setiap pemilik usaha pasti ingin mendapatkan reaksi dan opini yang positif terhadap usahanya. Dan hal ini dapat dilakukan melalui berbagai strategi branding seperti penciptaan logo, website, kemasan, iklan, hingga pelayanan unik yang memuaskan untuk tampil sebagai yang terbaik di bidangnya. 

Untuk menciptakan branding yang baik, tentunya dibutuhkan strategi dan perencanaan yang efektif dan konsisten. Dengan demikian, brand Anda akan dekat dan dipilih oleh calon pelanggan Anda dibandingkan dengan merek lainnya. 

Di bawah ini terdapat beberapa strategi pemasaran untuk membangun personal branding yang bisa Anda lakukan.

Tonjolkan Kelebihan

Tanyakan dalam diri Anda, apa kelebihan, kekuatan, minat, kemapuan, serta keahlian yang Anda miliki sehingga konsumen merasa terpancing untuk mengenal Anda lebih dalam. Untuk membangun sebuah bisnis, Anda harus ahli di bidang tersebut. Mengapa? Karena jika Anda ahli dan tahu betul akan bisnis yang dijalankan, tentu konsumen akan melihat dan menjadi yakin akan produk yang ditawarkan. Setelah tahu apa kemampuan dan kelebihan yang Anda miliki, maka kini sebagai pelaku bisnis Anda harus mengasahnya untuk memperkuat personal branding yang sedang dijalankan.

Promosikan Diri

Setelah menyadari dan membangun kelebihan yang dimiliki, Anda tak bisa berhenti di tahap tersebut. Kini saatnya untuk selalu aktif mempromosikan diri sendiri agar konsumen “melek” akan kelebihan Anda. Cara mempromosikan diri sendiri bisa dimulai dengan membuat artikel di blog perusahaan atau blog pribadi atau mengisi rubrik di sebuah majalah bisnis. Bahkan jika track record Anda baik, maka tahap selanjutnya bisa membuat sebuah buku sesuai dengan keahlian yang dimiliki dan mulai aktif menjadi narasumber seminar atau workshop. Cara tersebut mampu ampuh untuk mempromosikan diri sendiri. Namun, ada cara lainnya yang bisa Anda lakukan, yaitu akfif di sosial media dan jangan lupa untuk memperluas jaringan bisnis—mulailah dengan memanfaatkan kartu nama, foto, papan nama, dan sebagainya agar orang lain aware terhadap Anda.

Ciptakan Hal Berbeda

Mungkin Anda sadar bahwa sesuatu yang unik nyatanya akan lebih diingat oleh orang. Maka dari itu, sebagai pelaku bisnis, Anda harus menciptkan sebuah hal yang khas dan unik yang bisa membedakan Anda dengan orang lain. Misalnya saja dengan Mario Teguh yang memopulerkan “Salam Super” yang menjadi ciri khas mereka. Maka dari itu, sesuatu yang berbeda akan menarik perhatian sehingga konsumen akan mencari informasi tentang bisnis yang Anda jalankan dan produk yang ditawarkan.

Tingkatkan Kualitas

Apa yang sekiranya menjadi pertimbangan saat konsumen membeli sesuatu? Salah satunya adalah kualitas. Menjalankan bisnis bukan berarti Anda harus melakukan personal branding melulu. Pikirkan tentang kualitas dan produk dan teruslah melakukan pengembangan yang terbaik untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Strategi pemasaran melalui personal branding tak akan ada artinya jika kualitas sebuah produk tak ditingkatkan. Meningkatkan kualitas dianggap penting agar kepercayaan konsumen yang sudah terbangun tak dirusak, hanya karena menganggap Anda tidak profesional dan hanya mementingan keuntungan semata.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *